Jumat, 13 Januari 2017

Partisipasi politik pemuda dan pilkada Bekasi

BAB I

Pendahuluan



A. Latar Belakang

Disadari atau tidak, pemuda sejatinya memiliki peran dan fungsi yang strategis dalam akselerasi pembangunan termasuk pula dalam proses kehidupan berbangsa dan berbegara. Pemuda yang kerap disebut sebagai harapan bangsa itu merupakan aktor dalam pembangunan.
Pemuda sebagai agen perubahan diwujudkan dapat mengembangkan wawasan kebangsaan, pendidikan politik dan demokratisasi, sumber daya ekonomi, kepedulian terhadap masyarakat, ilmu pengetahuan dan teknologi, olah raga seni, dan budaya, kepedulian terhadap lingkungan hidup, pendidikan kewirausahaan, serta kepemimpinan dan kepeloporan pemuda.

BAB II

Pembahasan

  Pemuda adalah individu dengan karakter yang dinamis, bahkan bergejolak dan optimis namun belum memiliki pengendalian emosi yang stabil. Pemuda merupakan generasi penerus bangsa yang masih memerlukan pembinaan dan pengembangan kearah yang lebih baik, agar dapat melanjutkan dan mengisi pembangunan yang kini telah berlangsung.
 Menurunnya rasa idealisme, nasionalisme, patriotisme dan kemunculan sifat apatis Pemuda Indonesia
Apatisme adalah kata serapan dari Bahasa Inggris, yaitu apathy. Kata tersebut diadaptasi dari Bahasa Yunani, yaitu apathes yang secara harfiah berarti tanpa perasaan.
Definisi apatisme, yaitu hilangnya simpati, ketertarikan, dan antusiasme terhadap suatu objek. Apatisme Politik muncul karena meningkatnya Kelelahan Politik (Political Fatique).

Penyebab utamanya adalah tidak terselesaikannya berbagai kasus yang pernah mendapat perhatian dan sorotan publik.

Secara umum, beberapa permasalahan yang mungkin dialami oleh Pemuda di Indonesia dapat kita uraikan sebagai berikut:
1. penurunan dalam menentukan jalan yang akan diambil.
2. kelabilan dalam menentukan jalan yang akan diambil.
3. takut dalam mengambil keputusan.
4. apatis.
5. pergaulan yang tidak baik.
6. arus globalisasi.
7. ketidakmampuan dalam terlibat.

Partisipasi Politik Pemuda dalam Pilkada Bekasi
Generasi muda merupakan salah satu representasi pemilih yang memiliki peran besar dalam mengawal jalannya Pilkada Bekasi 2017. Pemuda adalah tumpuan masa depan yang berperan besar dalam momentum  menentukan calon pemimpin daerah.
Ahmad Djaelani menilai bahwa konten politik saat ini belum dikemas sesuai karakteristik anak muda. Selain itu, penetrasi politik pun belum menyentuh ruang aktivitas anak muda."Citra politik masih dinilai kotor dan tabu untuk anak muda," ujar Djaelani seperti siaran pers yang diterima Sabekasi.com.Sejatinya, peran pemuda selalu dibutuhkan untuk mengisi kebuntuan politik. Ironinya, imbuh Djaelani, pemuda hari ini masih terlalu elergi dengan dinamika politik lantas menarik diri dari segala perilaku politik yang ada.“Gagasan kami adalah menjembatani gap realitas politik yang rumit dengan realitas anak muda yang simpel dan praktis,” jelas Djaelani.
Djaelani mengungkapkan bahwa gerakan Kopidasi adalah membangun kesadaran politik pemuda, meningkatkan partisipasi pemilih, dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.“Outputnya adalah menjadikan pemilih cerdas dan rasional,” tegasnya.
Adapun, gagasan yang ingin digaungkan oleh Kopidasi adalah menciptakan ruang eksistensi pemuda, memahami karakteristik pemuda, dan pelibatan aktif pemuda dalam pelaksanaan demokrasi elektoral."Program yang diusung oleh Kopidasi adalah untuk membangun kesadaran anak muda Kabupaten Bekasi tentang pentingnya pilkada, menumbuhkan rasa ingin terlibat anak muda Bekasi dalam pilkada serta meningkatkan partisipasi anak muda Kabupaten Bekasi," paparnya.Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Idham Holik mengapresiasi gagasan yang disampaikan oleh rekan-rekan Kopidasi.
            Analisis dan Solusi Berdasarkan Permasalahan
            Selain beberapa penyebab utama yang telah diuraikan pada sebelumnya, berdasarkan analisa berita diatas dapat kita tambahkan alasan munculnya sikap apatis masyarakat ialah salah satunya rasa tidak percaya masyarakat kerena terdapat kecenderungan monopoli atau dominasi oleh beberapa entitas politik tertentu sehingga komponen bangsa yang lain dianggap tidak berpengaruh dalam pengelolaan negara ini.
            Kunci untuk mencegah apatisme yang dapat berujung frustrasi dengan aksi tidak konvensional yang pertama adalah kepemimpinan. Apatisme politik bisa diatasi dengan kepemimpinanvisioner,”jujur,adil,tegas”,dan decisive Kepemimpinan yang dapat mencegah apatisme dan frustrasi politik adalah kepemimpinan yang bertumpu pada integritas; kepemimpinan yang menyatu antara perkataan dan perbuatan, tidak sekadar berbasa-basi untuk menyenangkan semua orang.

BAB III

Penutup

Kesimpulan
 pemuda memegang peranan penting dalam pembangunan suatu negara, pemuda yang berkualitas dapat berpartisi pasi dalam bidang politik. Masa depan suatu bangsa terletak di tangan pemuda atau generasi mudanya sebab merekalah yang akan menggantikan generasi sebelumnya dalam memimpin bangsa. Oleh karena itu, generasi muda perlu diberi bekal berupa ilmu pengetahuan yang sesuai dengan tuntutan zaman, serta tetap menjaga budaya bangsanya.

SARAN
Selaku pemuda Indonesia kita harus memilih sesuai dengan hati kita , jangan sampai tidak memilih karna masa depan tergantung kepada pemuda pemuda sekarang . Pemerintah juga harus lebih memperhatikan pendidikan untuk pemuda terutama mahasiswa dan juga masyarakat yang kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat lebih tinggi .

Dengan kekuatan kebenaran, selagi aku masih hidup, Menguasai jagad raya.


Daftar pustaka: 







Kamis, 12 Januari 2017

Rangkuman Pemuda dan Sosialisasi

Pemuda dan Sosialisasi

disini saya akan menjelaska apa itu pemuda dan sosialisasi yang berhubungan dengan ilmu sosial dasar. materi ini sudah saya rangkum dari berbagai sumber.

PEMUDA


Hasil gambar untuk sosialisasi

Pemuda diidentikkan dengan kaum muda yang merupakan generasi bangsa, yang akan menentukan perubahan-perubahan dimasa yang akan datang. Sebagai seorang mahasiswa/mahasiswi kita adalah pemuda yang memiliki intelektual yang dapat berpikir demi perubahan dan kemajuan negara ini. Telah kita ketahui bahwa pemuda atau generasi muda merupakan konsep-konsep yang selalu dikaitkan dengan masalah nilai. hal ini merupakan pengertian idiologis dan kultural daripada pengertian ini. Di dalam masyarakat pemuda merupakan satu identitas yang potensial sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan bangsanya karma pemuda sebagai harapan bangsa dapat diartikan bahwa siapa yang menguasai pemuda akan menguasai masa depan.

Princeton mendefinisikan kata pemuda (youth) dalam kamus Webstersnya sebagai “the time of life between childhood and maturity; early maturity; the state of being young or immature or inexperienced; the freshness and vitality characteristic of a young person”.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa pemuda adalah sebuah kehidupan yang berdiri direntang masa kanak-kanak dan masa dewasa dimasa inilah seorang pemuda bersifat labil, kontrol emosi dan kstabilan pendirian masih bisa dipengaruh oleh pihak luar. Seorang pemuda mempunyai ciri yang khas yang menggambarkan seperti apa ia terlihat yang menunjukkan kepribadiannya.
Dalam kehidupannya seorang pemuda dituntut dapat bersosialisasi dengan masyarakat lainnya. Proses sosialisasi pemuda didefinisikan proses yang membantu individu melalui belajar dan penyesuaian diri. Proses sosialisasi sebenarnya berawal dari dalam keluarga. Melalui proses sosialisasi, individu (pemuda) akan terwarna cara berpikir dan kebiasaan-kebiasaan hidupnya dengan proses sosialisasi, individu menjadi tahu bagaimana ia mesti bertingkah laku ditengah-tengah masyarakat dan lingkungan budayanya.Sesuai dengan pepatah lama semakin banyak dilihat semakin banyak dirasa. Jadi pengalaman adalah hal yang dibutuhkan seorang pemuda bisa bertindak dan mengasah pola pikirnya untuk perubahan yang akan datang.

Kilas balik sejarah bangsa kita Indonesia. Bukan fisik atau senjata menjadi tonggak awal kita merdeka tapi karena adanya inisiatif atau kesadaran para pemuda zaman perjuang waktu itu kita merdeka.Adanya sikap revolusioner dan motivasi diri maka pemuda saat itu bisa membawa negara kita mencapai kemerdekaan. Berdirinya Bung Tomo telah menumbuhkan rasa kesatuan dan persatuan rakyat indonesia. Ini artinya bahwa pemuda mampu menggapai apapun dan mampu membuat sebuah perubahan yang luar biasa. Bung tomo adalah organisasi perkumpulan pemuda yang pertama, lalu semangatnya telah memotivasi pemuda-pemuda lain sehingga terbentuklah organisasi pemuda-pemuda yang lain seperti jong java,jong sumatera, maupun jong-jong lainnya.

Dalam sebuah pidatonya, Soekarno pernah mengorbakan semangat juang Pemuda apa kata Sukarno “Beri aku sepuluh pemuda, maka akan kugoncangkan dunia”. Begitu besar peranan pemuda di mata Sukarno, jika ada sembilan pemuda lagi maka Indonesia menjadi negara Super Power.

Kesimpulannya adalah bahwa seorang pemuda harus memiliki jiwa dan sikap metal yang bisa membawa ia menciptakan sebuah iklim perubahan kearah yang lebih baik dan memiliki kemampuan sosialisasi ditengah kehidupan dimasyarakat agar ia mampu memecahkan sebuah polemik dan mampu beradaptasi dengan kehidupan sosialnya.

SOSIALISASI

Hasil gambar untuk sosialisasi

Pengertian sosialisasi menurut para ahli yang menyatakan bahwa pengertian sosialisasi adalah proses pembelajaran seseorang untuk mempelajari pola hidup sesuai nilai, norma dan kebiasaan yang ada dijalankannya dalam masyarakat atau kelompok dimana dia berada. Unsur-unsur sosialisasi adalah peranan pola hidup dalam masyarakat sesuai nilai, norma, dan kebiasaan masyarakat. 

Tujuan Sosialisasi 
1. Memberikan keterampilan kepada seseorang untuk dapat hidup bermasyarakat. 
2. Mengembangkan kemampuan sesorang dalam berkomunikasi secara efektif. 
3. Mengembangkan fungsi-fungsi organik seseorang melalui introspeksi yang tepat. 
4. Menanamkan nilai-nilai dan kepercayaan kepada seseorang yang mempunyai tugas pokok dalam masyarakat. 
Ada beberapa hal yang perlu kita ketahui dalam sosialisasi, antara lain: Proses Sosialisasi, Media Sosialisasi dan Tujuan Sosialisasi.
a) Proses sosialisasi
Istilah sosialisasi menunjuk pada semua factor dan proses yang membuat manusia menjadi selaras dalam hidup ditengah-tengah orang kain. Proses sosialisasilah yang membuat seseorang menjadi tahu bagaimana mesti ia bertingkah laku ditengah-tengah masyarakat dan lingkungan budayanya. Dari proses tersebut, seseorang akan terwarnai cara berpikir dan kebiasaan-kebiasaan hidupnya.
Semua warga negara mengalami proses sosialisasi tanpa kecuali dan kemampuan untuk hidup ditengah-tengah orang lain atau mengikuti norma yang berlaku dimasyarakat. Ini tidak datang begitu saja ketika seseorang dilahirkan, melainkan melalui proses sosialisasi
b) Media Sosialisasi
• Orang tua dan keluarga
• Sekolah
• Masyarakat
• Teman bermain
• Media Massa.
c) Tujuan Pokok Sosialisasi
• Individu harus diberi ilmu pengetahuan (keterampilan) yang dibutuhkan bagi kehidupan kelak di masyarakat.
• Individu harus mampu berkomunikasi secara efektif dan mengenbangkankan kemampuannya.
• Pengendalian fungsi-fungsi organik yang dipelajari melalui latihan-latihan mawas diri yang tepat.

• Bertingkah laku secara selaras dengan norma atau tata nilai dan kepercayaan pokok ada pada lembaga atau kelompok khususnya dan pada masyarakat umum.

Referensi


Sabtu, 07 Januari 2017

 

 

Pertumbuah Penduduk,dan Migrasi di Kota Bekasi

Hasil gambar untuk gunadarma 

Oleh:

Arif Ukasyah

UNIVERSITAS GUNADARMA

TEKNIK INFORMATIKA

2017

 

 Kata Pengantar

    Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmatNYA sehingga makalah ini dapat tersusun hingga selesai . Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari pihak teman-teman yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pikirannya.

Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.

                                                                                      Bekasi, January 2017


Bab I

Pendahuluan

1.1 Latar Belakang

Makalah ini saya tujukan kepada para mahasiswa yang sedang mencari tahu tentang apa itu pertumbuhan penduduk, dan migrasi yang terjadi di kota bekasi. dengan dibuat nya makalah ini saya harap mahasiswa dapat memahami tentang apa yang terjadi dan yang mempengaruhi di kota bekasi.

Dari tahun ke tahun penduduk kota bekasi semakin banyak dan membludak disana sini, apalagi ditambah penduduk yang migrasi dari desa kekota yang tidak teraturdan menimbulakan masalah baru.

1.2 Tujuan Penulisan

  1.  sebagai media sosialisasi dan informasi tentang bagaimana pertumbuhan penduduk dan migrasi di kota Bekasi.
  2.   Sebagai referensi bagi siswa dan siswi untuk membuat makalah bahasa indonesia atau makalah tentang pertumbuhan penduduk.


    Bab II 

     

    Pembahasan 

    Pertama-tama mari kita bahas tentang apa sih pertumbuhan pendudu itu, menurut wikipedia  Pertambahan penduduk adalah perubahan populasi sewaktu-waktu, dan dapat dihitung sebagai perubahan dalam jumlah individu dalam sebuah populasi menggunakan "per waktu unit" untuk pengukuran. Sebutan pertambahan penduduk merujuk pada semua spesies, tetapi selalu mengarah pada manusia, dan sering digunakan secara informal untuk sebutan demografi nilai pertambahan penduduk, dan digunakan untuk merujuk pada pertumbuhan penduduk dunia
    Hasil gambar untuk apa itu migrasi
    Dan apa itu Migrasi,
    Migrasi adalah perpindahn penduduk dari satu tempat ke tempat lain, ada 2 jenis yaitu imigraasi dan emigrasi. Imigrasi adalah perpindahan penduduk dari negara lain yang mengunjungi sebuah negara. Misalnya penduduk Malaysia berpindah dan tinggal di Indonesia. 
    Pertumbuhan penduduk ini disebabkan beberapa hal, seperti angka kelahiran dan migrasi contohnya,  menurut menurut dari TEMPO.CO pertumbuhan penduduk di kota Bekasi mencapai 4.2 % tiap tahunnya,  banyak sekali bukan. dan dikabarkan pada tahun 2020 penduduk kota bekasi mencapai 3.6 juta jiwa.
    ini berita lengkapnya,
    Kepala Dinas Tata Kota Bekasi Koswara mengatakan tahun ini jumlah penduduk di wilayahnya 2,4 juta jiwa. Menurut dia, pertumbuhan penduduk di wilayahnya dianggap cukup pesat dibandingkan pertumbuhan secara nasional yang hanya 1,47 persen setiap tahun. Koswara mengatakan pertumbuhan penduduk di Kota Bekasi bisa melaju cepat karena beberapa faktor. Misalnya, ada pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas) I dan II di Bekasi Timur serta perumahan lainnya. Tercatat ada 38 perumahan dengan areal pengembangan seluas 800 hektare di Kota Bekasi. 


    Pembangunan perumahan ini kemudian diikuti pengoperasian Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang memudahkan akses transportasi dan ekonomi. Karena itu, migrasi penduduk Jakarta ke Kota Bekasi bukan fenomena yang mengejutkan karena berbagai infrastruktur sudah tersedia. "Tumbuh terus hingga sekarang," kata Koswara.

    ibarat dua sisi mata Uang ada efek positifnya dan juga ada efek negatifnya, peningkatan jumlah penduduk mempengaruhi aspek sosial, ekonomi, dan kebudayaan. Sisi positifnya, urbanisasi ikut menyumbang peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

    Sedangkan sisi negatifnya bisa menimbulkan ledakan penduduk yang berujung naiknya tingkat kriminalitas, pengangguran, dan aspek sosial lainnya. Karena itu, kata Koswara, urbanisasi tidak bisa dicegah, tapi harus dikelola. "Untuk mengelola urbanisasi menjadi kekuatan, perlu diciptakan lapangan kerja baru, seperti ekonomi kreatif, pusat kuliner, dan sebagainya," katanya.Sisi positifnya, urbanisasi ikut menyumbang peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

    Sedangkan sisi negatifnya bisa menimbulkan ledakan penduduk yang berujung naiknya tingkat kriminalitas, pengangguran, dan aspek sosial lainnya. Karena itu, kata Koswara, urbanisasi tidak bisa dicegah, tapi harus dikelola. "Untuk mengelola urbanisasi menjadi kekuatan, perlu diciptakan lapangan kerja baru, seperti ekonomi kreatif, pusat kuliner, dan sebagainya," katanya. 
    Ditambah lagi Migrasi mempengaruhi kepadatan kota bekasi, Daerah yang memiliki densitas atau kepadatan penduduk tinggi di Jawa Barat, saat ini, bukan hanya Kota Bandung dan Cimahi, tetapi sudah merambah Kota Bekasi. Kepadatan penduduk bukan hanya menyangkut kelahiran, tapi termasuk migrasi masuk.
    Kota Bandung dan Cimahi memiliki tingkat kepadatan penduduk paling tinggi dibandingkan kota/ kabupaten lainnya di Jabar. Kepadatan penduduk Kota Bandung adalah 14.228 orang per kilometer persegi kota, sedang Cimahi 13.134 orang per kilometer persegi.  kepadatan penduduk bukan hanya menyangkut kelahiran, namun termasuk migrasi masuk. Jadi bagaimana penduduk dari daerah lain masuk ke Jabar dan berkumpul paling banyak di ketiga kota itu. 

    Bab III 

    Penutup

    Dengan meningkatnya penduduk kota Bekasi, terdapat sisi Positif dan negatifnya ibarat mata uang yang berlainan. Seharusnya pemerintah lebih sigap dalam menanggapi hal ini, jangan tunggu sampai membludak seperti jakarta baru di kerjakan. tapi lakukan sekarang tanpa basa basi. 

    semoga rangkuman makalah ini dapat dipahami dengan baik, apabilaada kata-kata yang salah mohon dimaafkan.

    bab IV

    Daftar Pustaka




Kamis, 05 Januari 2017

Penduduk, Masyarakat, dan Kebudayaan

Penduduk, Masyarakat, dan Kebudayaan

Hasil gambar untuk penduduk budaya dan masyarakat

Disini saya akan merankum ke tiga hal tersebut karena tiga hal tersebut saling berkaitan satu sama lain, dan membentuk satu kesatuan yg utuh. 

Keterkaitan antara penduduk, masyarakat dan kebudayaan merupakan suatu konsep  yang saling betautan satu sama lain. ketiganya saling mempunyai hubungan-hubungan yang mendasar, tapi pertama-tama saya akan membahas apa pengeretian dari masing-masing tersebut

  1.  penduduk adalah orang yang mendiami suatu wilayah tertentu dan waktu tertentu yang cukup lama.      dalam   arti yang lebih luas penduduk adalah orang atau organisme sejenis baik manusia, hewan,    dan     tumbuhan yang hidup, tinggal, dan berkembang biak dalam suatu wilayah tertentu.   
  2. Masyarakat : Kelompok individu-individu yang saling melakukan interaksi dalam kehidupan mereka terutama melakukan interaksi sosial yang berkembang dalam cakupan wilayah tertentu yang cukup luas. Dalam artian, kehidupan sebagai makhluk sosial inilah yang menjadikan individu-individu tersebut menjadi masyarakat.
  3.  Kebudayaan : Kebudayaan ini sangat erat kaitannya dengan masyarakat. Menurut Selo Soemadrjan Soelaiman Soemardi, kebudayaan merupakan sarana hasil karya, cipta, dan rasa masyarakat. Kebudayaan dalam perwujudannya antara lain misalnya, perilaku, seni, religi/keyakinan, bahasa, pola berpikir dll.  

 Pertumbuhan Penduduk

Penduduk diseluruh dunia menempati wilayah tertentu dan juga alam geografis tertentu yang memungkinkan mereka utntuk hidup.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertambahan penduduk atau faktor-faktor demografi antara lain yaitu; struktur umur, struktur perkawinan, paritas, disrupsi perkawinan, proporsi perkawinan, dll.
Hasil gambar untuk penduduk indonesia 


Angka Kematian Kasar atau Crude Death Rate adalah angka yang menghitung dan menunjukkan jumlah kematian penduduk per 1000 penduduk dalam suatu wilayah tertentu pada pertengahan tahun tertentu. Adapun rumus menghitung angka kematian kasar adalah:

CDR = Jumlah kematian penduduk dalam tahun tertentu/Jumlah penduduk pada pertengahan tahun tententu X 1000 orang (bilangan konstan)

Angka Kematian Khusus atau Age Spesific Death Rate (ASDR) adalah angka yang menunjukkan banyaknya kematian setiap 1000 penduduk pada golongan umur tententu dalam satu tahun. Adapun rumus menghitung angka kematian khusus adalah:)
ASDR = Jumlah kematian penduduk umur tententu dalam satu tahun/Jumlah penduduk umur tententu dalam satu tahun X 1000 orang (bilangan konstan)
Struktur penduduk suatu negara biasanya menggunakan kriteria umur atau berdasarkan umur untuk struktur negaranya. Struktur penduduk berdasarkan kriteria umur antara lain:

a.     Penduduk muda : Apabila suatu bagian negara atau negara itu sebagian penduduknya muda dengan kisaran umur 0-14 tahun

b.    Penduduk dewasa : Apabila suatu bagian negara atau negara itu sebagian penduduknya dewasa dengan kisaran umur 15-64 tahun

c.     Penduduk tua :  Apabila suatu bagian negara atau negara itu sebagian penduduknya tua dengan kisaran umur  65 tahun ke atas.

Rasio Ketergantungan (Dependency Ratio)

Rasio ketergantungan adalah angka perbandingan yang manampilkan beban besar tanggungan dari kelompok usia produktif yaitu penduduk dewasa dengan kisaran umur 15-64 tahun. Kelompok usia produktif inilah yang juga menanggung kelompok usia muda ( 0-14 tahun ) dan kelompok usia tua (65 tahun ke atas). Semakin besar rasio ketergantungan kelompok usia non produktif terhadap kelompok usia produktif, semakin besar pula beban yang ditanggung kelompok usia produktif. Sebagai contoh rasio ketergantungan suatu negara 75. Berarti 100 orang dari kelompok usia produktif menanggung biaya dan beban hidup 75 orang dari kelompok usia non produktif. Akibat dari rasio ketergantungan yang besar maka beberapa dampaknya antara lain:



a.     Menjadikan pertumbuhan ekonomi menjadi lambat.

b.    Pendapatan perkapita daerah menjadi rendah atau turun.
c.     Daya masyarakat untuk menabung berkurang atau rendah.
dengan semakin banyaknya penduduk didunia mengingatkan kita kepada tuhan tentang maha besar kuasanya.
KEBUDAYAAN DAN KEPRIBADIAN
 
   
budaya menurut saya adalahsebuah tradisi atau kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat dari nenek moyang yang dilakukan sampai sekarang atau juga bisa suatu kebiasaan yang sering dilakukan hingga terbawa samapai sekarang.
Kebudayaan di Indonesia terpengaruh juga jaman dahulu oleh para pedagang, pelayar, dan kerajaan-kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam yang pernah berkuasa di Indonesia. Indonesia sebagai negara pelayaran dan perdagangan serta tempat belajar pesinggahan orang-orang dari negara lain seperti India, Bugis, Tiongkok, Jepang dan lain-lain. Kemudian kebudayaan dan struktur bahasa serta bangunan yang dipengaruhi oleh kerajaan-kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam juga memperngaruhi kebudayaan yang ada di Indonesia sampai sekarang.

Kebudayaan menurut Ki Hajar Dewantara berarti buah budi manusia adalah hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni alam dan zaman (kodrat dan masyarakat) yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran di dalam hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan damai.

Malinowski menyebutkan bahwa kebudayaan pada prinsipnya berdasarkan atas berbagai system kebutuhan manusia. Tiap tingkat kebutuhan itu menghadirkan corak budaya yang khas. Misalnya, guna memenuhi kebutuhan manusia akan keselamatannya maka timbul kebudayaan yang berupa perlindungan, yakni seperangkat budaya dalam bentuk tertentu, seperti lembaga kemasyarakatan.

E.B Taylor (1873:30) dalam bukunya Primitive Culture kebudayaan adalah suatu satu kesatuan atau jalinan kompleks, yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, kesenian, susila, hokum, adat-istiadat dan kesanggupan-kesanggupan lain yang diperoleh seseorang sebagai anggota masyarakat.

Masyarakat 


Dalam Ensiklopedi Indonesia, Pengertian Masyarakat ada tiga yaitu (1) Bentuk tertentu kelompok sosial berdasarkan rasional yang ditranslasikan (diterjemahkan) sebagai masyarakat patembayan dalam bahasa Indonesia, lalu kelompok sosial lain yang tetap berasaskan pada ikatan naluri kekeluargaan (family) disebut gemain-scaft atau masyarakat Paguyuban

Pengertian kedua masyarakat berdasarkan ensiklopedi manusia yaitu merupakan keseluruhan masyarakat manusia meliputi seluruh kehidupan bersama (3), Menunjukkan suatu tata kemasyarakatan tertentu dengan ciri sendiri (identitas) dan suatu otonomi (relatif) seperti masyarakat barat, masyarakat primitif yang merupakan suku yang belum banyak berhubungan dengan dunia sekitarnya.

Apabila masyarakat diartikan sebagai komunitas, maka Wilkinson mendefinisikan masyarakat sebagai kelompok manusia yang hidup bersama dalam ekologi setempat dengan batasan wilayah yang bias. 

Kemudian Pengertian masyarakat menurut Thomas Hobber bahwa masyarakat (komunitas) adalah proses alamiah dimana orang orang yang hidup bersama untuk memaksimalkan kepentingan mereka, Hobbes mengemukakan bahwa kepentingan diri pribadi dapat didapati dalam kelompok





Karakteristik masyarakat adalah: 

1. Aglomerasi dari unit biologis dimana setiap anggota dapat melakukan reproduksi dan beraktivitas

2. Memiliki wilayah tertentu

3. Memiliki cara untuk berkomunikasi

4. Terjadinya diskriminasi antara warga masyarakat dan bukan warga masyarakat

5. Secara kolektif menghadapi ataupun menghindari musuh.

(Basic of Society oleh Ayodoha Prasad, goolebooks)
yakterima kasih atas perhatiannya
referensi
http://prabowodaud.blogspot.co.id/2015/09/penduduk-masyarakat-dan-kebudayaan.html
dhandydhandy.blogspot.com/2012/10/ilmu-sosial-dasar-penduduk-masyarakat.html