Penduduk, Masyarakat, dan Kebudayaan
Disini saya akan merankum ke tiga hal tersebut karena tiga hal tersebut saling berkaitan satu sama lain, dan membentuk satu kesatuan yg utuh.
Keterkaitan antara penduduk, masyarakat dan kebudayaan merupakan suatu konsep yang saling betautan satu sama lain. ketiganya saling mempunyai hubungan-hubungan yang mendasar, tapi pertama-tama saya akan membahas apa pengeretian dari masing-masing tersebut.- penduduk adalah orang yang mendiami suatu wilayah tertentu dan waktu tertentu yang cukup lama. dalam arti yang lebih luas penduduk adalah orang atau organisme sejenis baik manusia, hewan, dan tumbuhan yang hidup, tinggal, dan berkembang biak dalam suatu wilayah tertentu.
- Masyarakat : Kelompok individu-individu yang saling melakukan interaksi dalam kehidupan mereka terutama melakukan interaksi sosial yang berkembang dalam cakupan wilayah tertentu yang cukup luas. Dalam artian, kehidupan sebagai makhluk sosial inilah yang menjadikan individu-individu tersebut menjadi masyarakat.
- Kebudayaan : Kebudayaan ini sangat erat kaitannya dengan masyarakat. Menurut Selo Soemadrjan Soelaiman Soemardi, kebudayaan merupakan sarana hasil karya, cipta, dan rasa masyarakat. Kebudayaan dalam perwujudannya antara lain misalnya, perilaku, seni, religi/keyakinan, bahasa, pola berpikir dll.
Pertumbuhan Penduduk
Penduduk diseluruh dunia menempati wilayah tertentu dan juga alam geografis tertentu yang memungkinkan mereka utntuk hidup.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertambahan penduduk atau faktor-faktor demografi antara lain yaitu; struktur umur, struktur perkawinan, paritas, disrupsi perkawinan, proporsi perkawinan, dll.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertambahan penduduk atau faktor-faktor demografi antara lain yaitu; struktur umur, struktur perkawinan, paritas, disrupsi perkawinan, proporsi perkawinan, dll.
Angka
Kematian Kasar atau Crude Death Rate adalah angka yang menghitung dan
menunjukkan jumlah kematian penduduk per 1000 penduduk dalam suatu wilayah
tertentu pada pertengahan tahun tertentu. Adapun rumus menghitung angka
kematian kasar adalah:
CDR = Jumlah kematian penduduk dalam tahun tertentu/Jumlah penduduk pada pertengahan tahun tententu X 1000 orang (bilangan konstan)
Angka
Kematian Khusus atau Age Spesific Death Rate (ASDR) adalah angka yang
menunjukkan banyaknya kematian setiap 1000 penduduk pada golongan umur tententu
dalam satu tahun. Adapun rumus menghitung angka kematian khusus adalah:)
ASDR = Jumlah kematian penduduk umur
tententu dalam satu tahun/Jumlah penduduk umur tententu dalam satu tahun X 1000
orang (bilangan konstan)
Struktur
penduduk suatu negara biasanya menggunakan kriteria umur atau berdasarkan umur
untuk struktur negaranya. Struktur penduduk berdasarkan kriteria umur antara
lain:
a.
Penduduk muda :
Apabila suatu bagian negara atau negara itu sebagian penduduknya muda dengan
kisaran umur 0-14 tahun
b.
Penduduk dewasa :
Apabila suatu bagian negara atau negara itu sebagian penduduknya dewasa dengan
kisaran umur 15-64 tahun
c.
Penduduk tua : Apabila suatu bagian negara atau negara itu
sebagian penduduknya tua dengan kisaran umur
65 tahun ke atas.
Rasio Ketergantungan (Dependency Ratio)
Rasio
ketergantungan adalah angka perbandingan yang manampilkan beban besar
tanggungan dari kelompok usia produktif yaitu penduduk dewasa dengan kisaran
umur 15-64 tahun. Kelompok usia produktif inilah yang juga menanggung kelompok
usia muda ( 0-14 tahun ) dan kelompok usia tua (65 tahun ke atas). Semakin
besar rasio ketergantungan kelompok usia non produktif terhadap kelompok usia
produktif, semakin besar pula beban yang ditanggung kelompok usia produktif.
Sebagai contoh rasio ketergantungan suatu negara 75. Berarti 100 orang dari
kelompok usia produktif menanggung biaya dan beban hidup 75 orang dari kelompok
usia non produktif. Akibat dari rasio ketergantungan yang besar maka beberapa
dampaknya antara lain:
a.
Menjadikan
pertumbuhan ekonomi menjadi lambat.
b.
Pendapatan
perkapita daerah menjadi rendah atau turun.
c.
Daya masyarakat
untuk menabung berkurang atau rendah.
dengan semakin banyaknya penduduk didunia mengingatkan kita kepada tuhan tentang maha besar kuasanya.
KEBUDAYAAN DAN KEPRIBADIAN
budaya menurut saya adalahsebuah tradisi atau kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat dari nenek moyang yang dilakukan sampai sekarang atau juga bisa suatu kebiasaan yang sering dilakukan hingga terbawa samapai sekarang.
Kebudayaan di Indonesia terpengaruh juga jaman dahulu oleh para pedagang, pelayar, dan kerajaan-kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam yang pernah berkuasa di Indonesia. Indonesia sebagai negara pelayaran dan perdagangan serta tempat belajar pesinggahan orang-orang dari negara lain seperti India, Bugis, Tiongkok, Jepang dan lain-lain. Kemudian kebudayaan dan struktur bahasa serta bangunan yang dipengaruhi oleh kerajaan-kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam juga memperngaruhi kebudayaan yang ada di Indonesia sampai sekarang.
Kebudayaan di Indonesia terpengaruh juga jaman dahulu oleh para pedagang, pelayar, dan kerajaan-kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam yang pernah berkuasa di Indonesia. Indonesia sebagai negara pelayaran dan perdagangan serta tempat belajar pesinggahan orang-orang dari negara lain seperti India, Bugis, Tiongkok, Jepang dan lain-lain. Kemudian kebudayaan dan struktur bahasa serta bangunan yang dipengaruhi oleh kerajaan-kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam juga memperngaruhi kebudayaan yang ada di Indonesia sampai sekarang.
Kebudayaan menurut Ki Hajar Dewantara berarti buah budi manusia adalah hasil
perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, yakni alam dan zaman (kodrat dan
masyarakat) yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi
berbagai rintangan dan kesukaran di dalam hidup dan penghidupannya guna
mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya bersifat tertib dan
damai.
Malinowski menyebutkan bahwa kebudayaan pada prinsipnya berdasarkan atas berbagai system kebutuhan manusia. Tiap tingkat kebutuhan itu menghadirkan corak budaya yang khas. Misalnya, guna memenuhi kebutuhan manusia akan keselamatannya maka timbul kebudayaan yang berupa perlindungan, yakni seperangkat budaya dalam bentuk tertentu, seperti lembaga kemasyarakatan.
E.B Taylor (1873:30) dalam bukunya Primitive Culture kebudayaan adalah suatu satu kesatuan atau jalinan kompleks, yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, kesenian, susila, hokum, adat-istiadat dan kesanggupan-kesanggupan lain yang diperoleh seseorang sebagai anggota masyarakat.
Malinowski menyebutkan bahwa kebudayaan pada prinsipnya berdasarkan atas berbagai system kebutuhan manusia. Tiap tingkat kebutuhan itu menghadirkan corak budaya yang khas. Misalnya, guna memenuhi kebutuhan manusia akan keselamatannya maka timbul kebudayaan yang berupa perlindungan, yakni seperangkat budaya dalam bentuk tertentu, seperti lembaga kemasyarakatan.
E.B Taylor (1873:30) dalam bukunya Primitive Culture kebudayaan adalah suatu satu kesatuan atau jalinan kompleks, yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, kesenian, susila, hokum, adat-istiadat dan kesanggupan-kesanggupan lain yang diperoleh seseorang sebagai anggota masyarakat.
Masyarakat
Dalam
Ensiklopedi Indonesia, Pengertian Masyarakat ada tiga yaitu (1) Bentuk tertentu
kelompok sosial berdasarkan rasional yang ditranslasikan (diterjemahkan)
sebagai masyarakat patembayan dalam bahasa Indonesia, lalu kelompok sosial lain
yang tetap berasaskan pada ikatan naluri kekeluargaan (family) disebut
gemain-scaft atau masyarakat Paguyuban
Pengertian
kedua masyarakat berdasarkan ensiklopedi manusia yaitu merupakan keseluruhan
masyarakat manusia meliputi seluruh kehidupan bersama (3), Menunjukkan suatu
tata kemasyarakatan tertentu dengan ciri sendiri (identitas) dan suatu otonomi
(relatif) seperti masyarakat barat, masyarakat primitif yang merupakan suku
yang belum banyak berhubungan dengan dunia sekitarnya.
Apabila
masyarakat diartikan sebagai komunitas, maka Wilkinson mendefinisikan
masyarakat sebagai kelompok manusia yang hidup bersama dalam ekologi setempat
dengan batasan wilayah yang bias.
Kemudian
Pengertian masyarakat menurut Thomas Hobber bahwa masyarakat (komunitas) adalah
proses alamiah dimana orang orang yang hidup bersama untuk memaksimalkan
kepentingan mereka, Hobbes mengemukakan bahwa kepentingan diri pribadi dapat
didapati dalam kelompok
Karakteristik
masyarakat adalah:
1.
Aglomerasi dari unit biologis dimana setiap anggota dapat melakukan reproduksi
dan beraktivitas
2. Memiliki
wilayah tertentu
3. Memiliki
cara untuk berkomunikasi
4.
Terjadinya diskriminasi antara warga masyarakat dan bukan warga masyarakat
5. Secara
kolektif menghadapi ataupun menghindari musuh.
(Basic of
Society oleh Ayodoha Prasad, goolebooks)
yakterima kasih atas perhatiannya
referensi
http://prabowodaud.blogspot.co.id/2015/09/penduduk-masyarakat-dan-kebudayaan.html
dhandydhandy.blogspot.com/2012/10/ilmu-sosial-dasar-penduduk-masyarakat.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar